Telur Burung Dara Tidak Menetas, Mungkin Ini Penyebabnya

Telur Burung Dara Tidak Menetas

Pasukanburung.com– Tentu pernah anda memiliki burung dara yang telah bertelur namun tidak menetas? pastinya anda mengalaminya kan, bukan hanya pemula atau senior juga pernah mengalami hal seperti ini. Dan kali ini penulis akan mengulas faktor penyebab telur burung merpati tidak menetas.

Banyak hal yang menyebabkan telur merpati tidak menetas, tapi sebelumnya anda juga harus tahu terlebih dahulu berapa lama telur burung dara mulai keluar sampai menetas. Telur merpati biasanya menetas selama 16 sampai dengan 20 hari. Nah jika ada telur yang tidak menetas di rentan waktu itu maka sudah di pastikan tidak akan menetas dan sang indukan juga sudah mengetahui hal tersebut sehingga meninggalkannya.

Faktor penyebab telur burung dara tidak menetas :

1. Induk Betina sering meninggalkan sarang

Untuk hal ini kita harus teliti dan jeli memilih indukan burung dara, makanya sahabat mesti memilih indukan burung dara yang sudah siap dikawinkan, kalau burung dara yang masih muda ditakutkan kurang siap untuk dikawinkan dan menyebabkan sering keluar dari sarang saat mengerami telurnya.

2. Telur Terinveksi Virus atau Bakteri

Biasanya telur merpati gagal menetas akibat ada bakteri yang masuk melalui pori-pori cangkang telur dan masuk kedalam telur. dan ini menyebabkan kegagalan menetas, jadi solusinya alangkah baiknya selalu menjaga kebersihan sarang dan kebersihan burung dara. sebisa mungkin kasih lampu untuk memberikan suhu hangat ketika mengerami telurnya.

3. Kekurangan Nutrisi

Apabila indukan sedang dalam masa mengeram, maka indukan harus melakukan kerja tambahan. Secara tidak langsung burung dara akan membutuhkan tambahan nutrisi yang tepat sehingga dapat mendukung masa pengeraman. Selain disediakan makan biji-bijian, sediakan juga multivitamin secukupnya. Karena apabila kebutuhannya kurang terpenuhi, maka indukan pasti akan meninggalkan sarangnya untuk memenuhi kebutuhan makannya.

4. Banyak Getaran/Guncangan disekitar sarang Burung Merpati

Disekitar sarang burung dara sering terjadi guncangan dan gangguan yang bisa menyebabkan kegagalan telur burung dara untuk menetas, dikarenakan hal tersebut dapat mengganggu embrio yang sedang tumbuh. Apabila menetas pun hasilnya terkadang terjadi kecacatan terhadap burung tersebut. Sebaiknya hindari sarang atau kandang dari tempat yang landai, beralas tidak kokoh, dan pindahkan sarang ke tempat yang jauh dari aktivitas manusia.

Baca Juga: 

Menetaskan Telur Burung Merpati, ini Caranya

Mengenal Warna Pada Burung Merpati

5. Cuaca Ekstrim

Cuaca yang tidak stabil dan cenderung berubah-ubah secara drastis (sebentar panas, sebentar adem, sebentar berangin dan hujan) menjadi salah satu penyebab gagalnya penetasan. Cuaca yang berlangsung seperti ini, menyebabkan betina kurang nyaman melakukan pengeraman di kotak sarang. Betina seperti terlihat gelisah; sebentar-sebentar keluar dari sarang. Cuaca yang ekstrim, menyebabkan kondisi suhu di dalam kotak sarang pun turut labil sehingga menyebabkan telur gagal menetas.

6. Faktor Indukan

Kadang ada indukan merpati yang malas untuk mengerami telurnya. Sering sekali keluar kandang dan bahkan ada yang tidak mau mengerami telurnya. Jika hal tersebut terjadi pada burung yang masih muda masih dimaklumi. Bisa di tunggu sampai usianya optimal, tetapi jika terjadi pada indukan burung tua dan sudah beberapa kali bertelur tetap tidak mau mengerami berarti itu sudah karakternya.

Solusi : Tunggu sampai usia optimal jika betina masih muda, ganti indukan saja jika sudah beberapa kali tidak mau mengerami telurnya. Beri makan yang cukup agar merpati tidak keluar kandang terus.

7. Sarang Kurang Nyaman

Faktor penentu lainnya adalah keadaan dan kondisi dari sarang indukan. biasanya jika kita menggunakan bahan sarang dari serabut kelapa jangan langsung diletakan pada tempat sarang tapi harus diremas-remas hingga lemas (tidak kaku) dan dipotong-potong agar kaki betina tidak terjerat oleh bahan sarang tersebut. kondisi hujan dan lembab juga dapat menjadikan sarang dingin dan kurang nyaman bagi burung untuk melakukan pengeraman. sehingga usahakan sarang burung tetap kering dan nyaman ketika proses pengeraman.

Dengan ini anda dapat memahami penyebab-penyebab telur burung dara tidak menetas, anda bisa mengantisipasinya dengan solusi-solusi yang penulis sampaikan. Terimakasih.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *