Cara Membedakan Jenis Kelamin Burung Dara

Burung Dara Jantan dan Betina

Hai sobat pasukanburung.com..

Burung dara adalah salah satu macam burung yang disukai banyak orang dan bersahabat dengan manusia, burung dara ini banyak tersebar di seluruh dunia ini.

Burung dara termasuk golongan burung cerdas, ini terbukti dengan kebijakan dan kemampuannya untuk mengenali rumah atau kandang dan lingkungan sekitarnya.

Kali ini penulis akan membincangkan cara membedakan burung dara jantan dan burung dara betina, bisa di lihat dari ciri-cirinya. burung yang banyak disebut-sebut sebagai burung yang setia ini sangat mudah untuk di pelihara dan dikembang biakkan baik untuk hobi maupun untuk ternak daging.

Untuk burung dara jantan dan betina memiliki beberapa ciri seperti dibawah ini:

1. Ukuran Tubuh Burung Dara

Untuk sebagian jenis burung dara jantan memiliki bentuk tubuh yang besar dan panjang. Hal tersebut terjadi karena burung dara jantan lebih banyak beraktivitas terbang daripada burung dara betina. Jika Anda mendapat burung dara yang memiliki tubuh yang mungil dan ramping sudah bisa dipastikan burung dara tersebut berjenis kelamin betina.

2. Capit Udang pada Burung Dara

Supit udang, supit urang atau capit udang, merupakan tulang yang terdapat dibawah dubur/anus burung dara. Tulang ini berguna untuk menentukan burung dara tinggi atau dasaran. Jika diraba dirasakan sama tetapi sebenarnya ada jarak kerenggangan yang membedakan burung dasaran atau tinggian.

Jika Anda menemui capit udang pada burung merpati terlihat sempit dan rapat, Anda dapat pastikan bahwa burung dara tersebut berjenis kelamin jantan, namun sebaliknya jika Anda menemui burung merpati memiliki capit udang dengan ukuran lebih lebar berarti burung tersebut betina.

Baca juga : Telur Burung Dara Tidak Menetas, Mungkin ini Penyebabnya

3. Membekur (Mengeluarkan Bunyi)

Pada burung dara betina, jika di dekatkan burung dara lain atau merpati jantan akan langsung membekur dengan menggebu-gebu yang bertujuan merayu. Sebaliknya jika burung dara jantan di dekatkan burung dara lain, maka akan membekur dan sayap akan bergerak turun naik dengan cepat menandakan kepemilikan wilayah.

4. Kepulangan (Daya Ingat Burung Dara Terhadap Tempat Pulang)

Kepulangan burung dara jantan cenderung kurang, hal itu menyebabkan burung dara tersebut rentan hilang. Sedangkan kepulangan burung dara betina sangat baik. Kepulangan adalah bakat burung merpati untuk kembali ke kandangnya.

5. Gerak Badan dan Tingkah Laku Burung Dara

Kita bisa mengamati pergerakkan atau tingkah laku jantan dan betina. Pergerakan burung dara jantan lebih lincah dan agresif. Sedangkan betina lebih lambat, kalem dan pasif.

Baca Juga : Menetaskan Telur Burung Merpati, ini caranya..

6. Bulu pada Telinga

Pada bagian bulu pada telinga juga sering di jadikan tanda untuk dapat membedakan jenis kelamin burung dara. Burung dara berkelamin jantan memiliki bulu pada telinga yang mengembang (jika dilihat dari depan). Sedangkan betina memiliki bulu pada telinga yang tipis.

Demikianlah tips dari penulis cara membedakan burung dara jantan atau betina. Burung dara jantan postur tubuhnya lebih panjang, dan besar. Capit udangnya lebih rapat, dan memiliki kebiasaan membekur.

Sedangkan jenis betina memiliki sifat fisik sebaliknya. Penting juga dicermati, kalau burung daranya membekur, bisa dipastikan merupakan burung dara jantan. Nah selamat mencoba dan sukses berbudidaya untuk anda semuanya. Terimakasih

You may also like...

4 Responses

  1. BroHabir says:

    Saya punya burung, tapi saya anggap dia partner.. Soalnya dia Burung hantu Bubu .. Hehe.. Ayo main ke saya!

  2. SATRIA N says:

    sangat jelas mas informasi yang diberikan terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *