Masa Burung Merpati Mengeram

Masa Burung Merpati Mengeram– Hallo sobat pasukan burung Indonesia, Pada Artikel kali ini penulis akan membahas Masa mengeram burung merpati, baca dan ambil informasi didalamnya ya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Merpati, yang penulis tulis ini dapat anda pahami. Baiklah, selamat membaca guys.

Masa mengeram burung merpati

Masa Burung Merpati Mengeram

Sebelum telur merpati menetas, Kita diwajibkan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, seperti menyiapkan sarang. Sarang merupakan hal yang amat penting bagi merpati untuk bertelur.

Dengan menyediakan tempat bertelur seperti ini, jadi kita tidak membiarkan burung bertelur di lantai kotak, maka kita lebih mudah membersihkan kotak sarang itu dari kotoran burung, suatu hal yang perlu kita lakukan sesering mungkin bila kita dapat melakukannya tanpa mengganggu telur dan burung yang sedang mengeram, atau mengganggu anak-anak burung.

Baca juga: Burung Dara Qiu-qiu Pecahkan Rekor

Sarang bisa kita buat sendiri. Sarang terbuat dari jerami atau bahan sejenis lainnya. Jerami (bahan sejenisnya) kemudian diletakkan di suatu tempat yang kemungkinan bisa memuat telur-telur burung dan induk merpati juga.

Setelah sarang selesai dibuat kemungkinan sarang diletakkan di kandang merpati. Jika merpati sudah ingin bertelur, maka ia akan bertelur disarang tersebut.

Disarang itulah nantinya si induk merpati akan mengerami telur-telurnya sampai menetas. Pada umumnya, dalam sekali kawin, merpati akan menghasilkan antara 2-3 telur. Namun 3 telur sangatlah langka.

Telur-telur tersebut akan dierami sampai ia menetas. Akan tetapi, tidak semua kedua telur tersebut dapat menetas.

Baca juga: Rekomendasi Vitamin untuk Burung Dara

Hal ini dikarenakan sewaktu menjadi telur, induk merpati tidak mengerami telur-telurnya secara baik. Akibatnya embrio yang ada di dalam telur tersebut dapat mati karena kedinginan akibat terlalu lama tidak dierami induknya.

Burung merpati termasuk kedalam burung yang akan menjaga telur-telurnya sampai menetas. Kedua pasangan merpati ini akan saling bekerja sama dalam hal mengerami telur-telurnya sampai menetas. Tidak pernah mereka mengerami telurnya sendiri saja. Masa pengeraman induk burung merpati yang normal.

Pasti keduanya saling bekerja sama. Jika si betina mengerami telurnya pada malam hari maka si merpati jantan akan mengerami telurnya pada siang hari.

Proses pengeraman paling lama adalah 19 hari. Pada hari ke-22 telur-telur tersebut akan menetas dan keluar dari cangkang telurnya.

Penyebab Merpati Tidak Bertelur :

1.Dikarenakan Virus.
2.Badan Sakit/ Luka dalam.
3.Pakan Yang Tidak Mencukupi (kebutuhan sel telur).
4.Kandang Yang Kotor. dan Burung Stress.

So from the author, hopefully can provide benefits for you all. See you in another article post, give up on our hobbies.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *